×

Warning

Failed loading XML file

Desa Tradisional Prailiu

Published: Friday, 24 January 2014

Kampung Adat Prailiu adalah sebuah ibukota kerajaan lewa kambera yang terletak disebelah Timur kota Waingapu. Keaslian eksotika kampung adat ini tak tergerus ketradisionalannya.

Pesona

Rumah-rumah adat yang oleh warga kampung disebut Uma Mbatang/ Uma Hori, kuburan megalitik yang disebut reti dan patung-patung (penji) serta sejumlah benda purbakala masih apik terpelihara. Sarung dan selendang tenun ikat (lau, hinggi dan tiara), turut menambah kental suasana tradisional di kampung itu.

Kepala Swapraja Lewa Kambera yang terakhir adalah Tamu Umbu Nggaba Hungu. Warga di perkampungan adat Raja Prailiu ini terampil menenun ikat. Tenunan mereka mampu menembus pasaran nasional dan internasional.

Tenunan yang asli menggunakan bahan natural dari hasil hutan di sekitar kampung," menggunakan bahan alamiah melalui proses yang panjang. Untuk pewarna kain digunakan bahan alamiah. Warna biru dari pohon nira/wora dan kuning kemerahan (komba/loba) dari akar pohon mengkudu. Semua proses pembuatan dikerjakan secara manual.

Meskipun sebagian beumah-rumah Tinggi dan proses penguburan misalnya, berkaitan erat dengan kepercayaan tradisional mereka. Rumah tradisional mereka memiliki tiga bagian, yaitu mewakili kosmologi setempat, bawah tanah sebagai rumah orang mati, bagian tengah rumah untuk hidup dan atap sebagai rumah para Dewa.

Selain rumah-rumah tradisional, Prailiu juga memiliki sejumlah kuburan kuno. Anda juga dapat menemukan kain tenun tradisional yang terkenal dan melihat proses menenunnya di sini.

Kegiatan

Anda dapat melakukan banyak hal di Prailiu. Penduduk lokal akrab dan ramah terhadap turis dan peneliti. Anda juga dapat melihat ibu-ibu yang sedang menenun kain dan dapat menunjukkan kepada Anda bagaimana cara menenun, memutar, dan membuat pewarna alami untuk benang. Membeli kain dan berbagai jenis produk anyaman adalah hal yang mereka harapkan dari wisatawan. Anda bisa berkeliling desa sambil mengamati rumah-rumah tradisional dan kuburan penuh ukiran dan proses pengawetan mayat.

 

Akomodasi

Di Waingapu terdapat banyak hotel dan penginapan. Yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan adalah Hotel Merlin (0387-61300), Hotel Sandlewood (0387-61887), dan Hotel Elvin (0387-62097).

 

Kuliner

Hotel biasanya memiliki restoran sendiri seperti Hotel Merlin, Sandlewood, dan Restoran Evlin. Di malam hari, terdapat banyak kios makanan yang menjual ikan bakar di Pelabuhan Lama.

 

Tips

Sirih adalah makanan wajib bagi pengunjung. Anda tidak harus memakannya tetapi Anda harus sopan saat menolak makanan ini untuk menghormati kebiasaan setempat. Wisatawan dianggap pembeli potensial oleh para ibu yang menjual kain. Cara terbaik adalah Anda tidak melakukan transaksi terburu-buru tetapi berbincang-bincang terlebih dahulu. Keramahan akan membawa banyak keuntungan. Anda mungkin akan diberikan informasi tentang kain mana yang terbuat dari benang hasil produksi dan yang mana hasil tenun.


Transportasi

Untuk menuju obyek, anda dapat menyewa mobil di bandara Waingapu. Jika Anda seorang tamu hotel, Anda dapat meminta jemputan. Hotel biasanya menyediakan mobil sewaan. Di dalam kota, tersedia motor taksi yang dapat membawa Anda berkeliling. Anda hanya berdiri dipinggir jalan maka mereka akan datang menghampiri untuk menawarkan jasa mereka.

Merpati Airlines memiliki penerbangan reguler ke bandara Waingapu, menyediakan penerbangan juga dari Kupang melalui Maumere dan dari Denpasar 4 kali seminggu (Merpati Waingapu: 0387-61323).

TransNusa juga menyediakan rute dari Kupang tetapi jadwalnya tentatif. Merpati terbang dengan frekuensi yang sama ke Tambolaka di Sumba Barat, namun Anda harus berkendara selama empat jam ke Waingapu. Meskipun berkelok-kelok, kondisi jalan dari Tambolaka ke Waingapu kondisinya baik. Sebagai bonus Anda akan disuguhkan padang rumput sabana di Sumba Timur yang merupakan pemandangan menakjubkan di sepanjang jalan.

Untuk transportasi laut, perahu bermotor dari Ende dan Aimere di Flores dan dari Kupang di Timor (ASDP-Waingapu: 0387-61533) tersedia). Kapal Pelni tiba di Waingapu dua kali seminggu.

Kubur Batu Mega...
Kubur Batu Megalitik Kubur Batu Megalitik
Rumah adat
Rumah adat Rumah adat
Tenun ikat
Tenun ikat Tenun ikat

Kampung adat lainnya...

Hits: 1516

Jajak Pendapat

Bagaimana website ini?

Menarik - 60.8%
Biasa saja - 15.8%
Buruk - 11.4%

Total votes: 158
The voting for this poll has ended on: December 31, 2014

Statistik web

Today176
Yesterday1162
This week5083
This month18686
Total814729
Saturday, 22 July 2017

Informasi Cuaca

Kupang