Pesona Desa Tonggurambang

Published: Friday, 24 January 2014

Memaknai arti kata Tonggurambang terdiri dari 2 (dua) suku kata yaitu Tonggu dan Rambang. Tonggu artinya tinggi, Rambang artinya cadas. Jadi, Tonggurambang berarti dataran tinggi yang terdiri dari cadas-cadas. Desa Tonggurambang terletak di Kecamatan Aesesa 11 km dari Kota Mbay, Ibukota Kabupaten Nagekeo.

Berkunjung ke desa Tonggurambang anda akan menjumpai berbagai obyek wisata yang menarik diantaranya:

Air Panas Tonggurambang

Terletak 1 km dari Desa Tonggurambang yang merupakan sumber air panas alami. Manfaat dari air panas ini adalah dapat menyembuhkan penyakit kulit, memberi kesegaran tubuh ketika habis bekerja dan menyembuhkan penyakit lain dalam tubuh.

Perkebunan Masyarakat

Merupakan perkebunan milik Bapak Stanis. Dapat kita temui hasil tanaman misalnya terung emas, paria, cabe keriting dan semangka.

Tambak ikan

Jarak dari air panas 1,5 km. Merupakan potensi budi daya tambak ikan milik masyarakat. Tempat ini sangat cocok untuk rekreasi bersama keluarga melakukan kegiatan seperti bakar ikan, kepiting dan udang.

Garam Yudium Nangalelu

Merupakan sebuah Perusahaan Garam Yudium yang dikelola oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Luas lahan  60 ha. Dapat menempuh perjalanan dari Desa Tonggurambang sejauh 1 km. Perusahan ini tidak beroperasi lagi akibat krisis financial sejak tahun 2007.

Pasar Lama Kela

Merupakan pasar pertama di kota Mbay. Masyarakat menyebutnya Sapu. Kegiatan di tempat ini merupakan pertukaran barang dengan barang (barter) antara orang Riung, Bekek dengan orang Tonggurambang. Misalnya orang Riung bawa tembikar ditukar dengan jagung, kestela milik masyarakat Tonggurambang. Sepanjang tepi sungai masyarakat menggunakannya sebagai tempat parkir atau berlabuh kapal – kapal mereka. Dan banyak buaya yang mendiami sungai, kita harus berhati- hati melintasi sungai. Pasar ini tidak beroperasi sejak tahun 1973 akibat bencana alam.

Muara Gheru Moreng

Merupakan sebuah tempat rekreasi yang memiliki legenda. Gheru artinya digigit dan Moreng adalah nama seorang kakek warga Tonggurambang. Gheru Moreng artinya Kakek yang digigit buaya. Dapat menempuh perjalanan sekitar 3 jam dari Desa Tonggurambang.

Pulau Taka Pandu

Sebuah pulau yang terletak di tengah laut dengan luas area pulau berkisar kurang lebih 15 ha. Dapat menempuh perjalanan dengan menggunakan kapal perahu nelayan sekitar 20 menit atau 1 km dari Muara Nangalelu. Taka Pandu artinya damar yang tumbuh diatas karang. Potensi yang dimiliki seperti udang, ikan, kepiting, keong, rumput laut yang tumbuh sendiri tanpa budi daya masyarakat.

Pulau Pasir Putih Rii Taa

Kata Rii artinya rumput dan Taa artinya Mentah. Rii Taa artinya rumput mentah. Sekitar 7 km dari Pulau Taka Pandu atau 5 km dari Muara Gheru Moreng menggunakan kapal nelayan dengan kapasitas 11 – 15 penumpang. Luas wilayah pulau 20 ha, Lebar pulau 20 m, Panjang pulau 70 m, Panjang pantai sekitar 2 km. Memiliki potensi yang sangat indah berada di tengah laut, pasirnya sangat bersih dan putih. Kegiatan yang dapat dilakukan adalah mandi, mancing, berkemah, foto bersama. Muara Nangamaki, dapat dijangkau menggunakan kapal nelayan kurang lebih 90 menit dari Gheru Moreng. Kita dapat mengelilingi sepanjang muara. Di tempat ini sangat berpotensi untuk kegiatan rekreasi seperti memancing, mencari siput dan lain sebagainya.

Muara Gheru Mor...
Muara Gheru Moreng Muara Gheru Moreng
Pantai Ri'i Ta'...
Pantai Ri'i Ta'a Pantai Ri'i Ta'a
Pulau Pasir Ri'...
Pulau Pasir Ri'i Ta'a Pulau Pasir Ri'i Ta'a
Pulau Taka Pand...
Pulau Taka Pandu Pulau Taka Pandu

Lainnya...

Hits: 1403

Jajak Pendapat

Bagaimana website ini?

Menarik - 60.8%
Biasa saja - 15.8%
Buruk - 11.4%

Total votes: 158
The voting for this poll has ended on: December 31, 2014

Statistik web

Today1172
Yesterday1417
This week8589
This month32513
Total756229
Sunday, 28 May 2017

Informasi Cuaca

Kupang