×

Warning

Failed loading XML file

Tenun Ikat Sumba Barat Daya

Published: Wednesday, 22 January 2014

Tenun ikat merupakan bagian keseharian dari masyrakat asli Sumba dalam perilaku cara berpakain. Corak warna dan motif Tenun ikat berbeda-beda di setiap suku-suku di pulau Sumba yang dibuat dengan cara tenun manual.

Para wiasatawan yang berkunjung di kabupaten Sumba Barat Daya dan pulau Sumba pada umumnya, apabila akan kembali ke daerah asalnya maka kain tenun ikat Sumba dapat menjadi pilihan souvenir yang menarik dan unik untuk di bawah pulang. Motif tenunan biasanya bergambar Bintang, Kuda, Mamoli, Belah Ketupat, Mata kerbau, Ayam, dan Kupu – kupu.

Alat tenun tradisional biasanya terbuat dari Kayu dan bambo, nama alatnya yaitu:

  • B’edo (penahan tulang belakang yang mengencangkan tenunan)
  • Beibmaba (untuk mengatur kelonggaran kain)
  • Klooro b’endo (untuk menghubungkan antara b’edo dan beibmaba)
  • Kwehek (untuk menahan kain yang telah di tenun)
  • Hab’elung (untuk menggulung benang yang dimasukan dalam kain lalu dirapikan oleh malira)
  • Wunongo (untuk membuat motif – motif dalam kain)
  • Ombol (untuk mengisi benang yang di tenun)
  • Rad’a (gandengan ombol sebagai penahan)
  • Talanda (untuk tumpuan kaki)
  • B’eijongu (penahan)
  • Gloglabba (untuk memintal)
  • Nokko (Untuk menekan kain)

Fungsi tenun tradisional:

  • Untuk membuat kain dan menerapkan nilai-nilai budaya dan kekayaan kehidupan mereka.
  • Sebagai salah satu sarana adat dan persembahan dalam beberapa acara adat
  • Sebagai bentuk pemeberian atau hadiah
  • Sebagai salah satu simbol adat

Makna hiasan tenun tradisional:

  • Menggambarkan status sosial dan kelas sosial seseorang.
  • Simbol kehidupan sehari-hari yang digambarkan. Seperti, simbol kuda, ayam, gong, dll

Tenun ikat SBD
Tenun ikat SBD Tenun ikat SBD
Tenun ikat SBD
Tenun ikat SBD Tenun ikat SBD
Tenun ikat SBD
Tenun ikat SBD Tenun ikat SBD

Hits: 3788

Jajak Pendapat

Bagaimana website ini?

Menarik - 60.8%
Biasa saja - 15.8%
Buruk - 11.4%

Total votes: 158
The voting for this poll has ended on: December 31, 2014

Statistik web

Today176
Yesterday1162
This week5083
This month18686
Total814729
Saturday, 22 July 2017

Informasi Cuaca

Kupang